10 senopati perang Baratayuda

Perang Baratayudha 
tentunya kakak 2 semua sudah sering mengenal perang yang terjadi pada cerita mahabarata , perang besar saudara antara kurawa dan pandawa ini termasuk perang terbesar pada masa itu memakan 10 lebih senopati perang yang sakti , puluhan ratusan ksatria kerajaan dan juga jutaan prajurit perang entah dari pihak kurawa ataupun pandawa
10 senopati baratayudha
kedua belah pihak mempunyai panglima tertinggi yang sangat tangguh dan juga strategi perang yang sangat mematikan.

Awal terjadinya Baratayuda
Setelah pandawa mampu membangun kerajaannya sendiri di hutan Wanamarta yang diberi nama kerajaan Amarta. Yudistira atau Puntadewa yang sering dikenal dalam kisah pewayangan , menjadi Raja terbesar diantara klan Kuru.

Saat itu Pandawa diundang untuk berkunjung ke kerajaan Hastinapura hanya sekedar untuk jamuan makan , setelah sesampainya di hastina pangeran Duryudana mengajak Raja Yudistira untuk bermain dadu dengan taruhan kecil kecil an , semakin lama taruhan tersebut semakin besar hingga melibatkan kerajaan hingga permaisuri kerajaan. karena kurawa dibantu dengan kelicikan sengkuni maka kekalahan ada pada pandawa, dewi draupadi yang merupakan permaisuri dari kerjaan amarta lalu di seret dursasana pasewakan agung hastinapura yang disaksikan oleh Bisma , Raja hastinapura Dretarastra dan juga Drona.

karena kecerdikan sengkuni dalam berpolitik hal itu membuat para tokoh besar disana hanya terdiam dan tidak mampu melakukan apapun begitu juga dengan pandawa yang hanya menyaksikan Dewi Draupadi di permainkan dursasana bahkan sampai ingin ditelanjangi didalam pasewakan agung hastinapura namun karena bantuan yang kuasa dursasana tidak mampu melepaskan baju Dewi Drupadi.

Pandawa akhirnya harus menjalani hukuman dari kekalahan yaitu meninggalkan Amarta dan hastina dan menjalani hidup pengasingan didalam hutan selama 13 tahun.
selama pengasingan kekuasan amarta ada dibawah kekuasaan hastina.

setelah pengasingan selesai pandawa berniat untuk meminta hak atas amarta dengan menjadikan Kresna sebagai duta untuk menyampaikan hal itu , Namun kurawa tidak memberikan atas hak itu bahkan untuk sejengkal tanahpun untuk pandawa , malah duryodana menangkap dan mengikat kresna sebagai tawanan dan hal itu membuat kresna marah dan bertiwikrama menjadi sesosok Raksasa besar dan akan menghukum Duryodana , namun akhirnya Krisna Sadar bahwa para pandawa lah yag berhak menghukum para duryodana.

Jalan Perang Baratayudha
  • Perang Hari 1 Baratayudha
Senopati Perang

 Pandawa
Kurawa
 Resi Seta dari Wirata
 Begawan Bisma

Pada hari pertama pandawa mengangkat Resi Seta untuk menjadi panglima tertinggi pandawa dan kurawa mengangkat Resi Bisma paman dari pandawa dan kurawa , 
Resi Seta menggunakan formasi perang Brajatikswa.

pada hari pertama ini Pangeran uttara ksatria perang dari kerajan wirata menghadapi Prabu salya dari kerajaan madukara/madra , dengan gajah perangnya uttara mampu menghancurkan kereta perang prabu salya prabu salya marah lalu melemparkan tombaknya kepada uttara dan tersungkurlah pangeran uttara gugur, Resi Seta yang mengetahui anaknya telah gugur mengamuk dan mengejar prabu salya namun dihadang oleh pasukan kurawa.

pasukan kurawa hancur oleh kegigihan Resi Seta , Bisma yang mengetahui hal itu lalu melepaskan panah yang ditujukan kearah Resi Seta sehingga menamcaplah anak panah pada tubuh Resi Seta , pada hari pertama kekalan dialami oleh pandawa atas gugurnya pangeran Uttara dan Resi Seta dihari pertama.

Hasil Perang Hari Pertama
 

Pandawa Kurawa
Kalah Menang



  • Perang Hari 2 Baratayudha
Senopati Perang

PandawaKurawa
Pangeran Drestajumna Begawan Bisma

Dihari kedua ini arjuna mengamuk dengan panahnya , karena panah arjuna ini banyak sekali prajurit kurawa yang hancur hingga akhirnya arjuna berduel adu panah dengan kakeknya bisma , pertarungan sangat seimbang hingga akhirnya setyaki memanah kusir kuda perang bisma hingga tewas tanpa kusir maka kuda bisma menjadi tidak terkendali sampai lari meninggalkan medan pertempuran.

sementara itu disisi lain Drona menyerang Drestajumna dengan membabi buta , melihat drestajumna sedang terancam maka bima segera membantu Drestajumna , banyak prajurit yang berjatuhan karena kedahsyatan serangan Bima pasukan dan ksatria dari kerajaan kalinga habis ditangan Bima.

di hari kedua perang baratayudha ini dimenangkan oleh pandawa

  • Perang Hari Ke 3 Baratayudha
 Dihari Ke 3 ini jalan pertempuran sangatlah seimbang pandawa memakai formasi perang bulan sabit lalu kurawa  menggunakan strategi Burung elang,  tidak ada kerusakan yang begitu berarti diantara 2 kubu baik pandawa maupun kurawa. setelah matahari terbenam pasukan kedua belah pihak ditarik mundur masing masing.

perang hari ke 4 barataydha
Add caption
  • Perang Hari Ke 4 Baratayudha
Dipertumpuran Hari Ke 4 ini merupakan sebuah pukulan perasaan besar bagi Duryudana , karena saat duryudana menyuruh 8 adiknya untuk mengepung bima dengan pasukan bergajah mereka gugur ditangan Bima dengan senjata Gada Rujakpolo nya. 
Di akhir peperangan pada hari itu Duryudana mendatangi Bisma dan mengatakan kekecewaanya terhadap nya , duryodana mencurigai bahwa sebenarnya Bisma ada di pihak pandawa , hanya tempatnya saja di kurawa namun hatinya untuk pandawa sehingga tidak mau bertempur secara ksatria melawan para pandawa.
Sehingga kekalahan pada hari ini terjadi dan mungkin akan terjadi lagi esok hari dan selanjutnya.

Mendengar Hal tersebut membuat Bisma menjadi marah dan tersinggung dan bersumpah untuk berperang sepenuh hati dalam melawan kurawa setelah terbit fajar besok.
perang hari ke 5 baratayudha
  • Perang hari 5 Baratayudha 
pada hari ke 5 ini panglima tertnggi kurawa begawan bisma mengamuk dengan panah nya , bisma menghancurkan prajurit pandawa baik di sisi depan sisi kanan mau pun disisi kiri formasi perang pandawa , melihat hal itu arjuna mendatangi bisma dan sekali lagi mereka berhadapan untuk berduel , bisma mengatakan kepada arjuna untuk bertarung dengan sepenuh hati jangan ragu membunuhku selagi kau bisa. pertarungan terjadi sangat sengit kedahsyatan panah arjuna dan bisma membuat debu bertebangan di atas bumi Kurusetra , dan sejenak hilang karena tersiram darah prajurit yang menggenangi tanah kurusetra.

  • Perang Hari 6 Baratayudha
untuk mengantisipasi kemarahan Bisma yang berkelanjutan senopati Drestajumna mengatur strategi perang dengan formasi makara dengan arjuna dan drupada sebagai ujung tombak garis depan.
disisi lain Bima berhadapan dengan guru Drona. pertarungan hari itu bisa dikatakan kehancuran prajurit pandawa karena amukan Senopati Bisma dan juga Drona.

  • Perang Hari 7 Baratayudha
kemarahan Senopati Bisma berlanjut dihari ke 7 ia membentuk formasi perang Mandala , sementara dikubu pandawa dibawah intruksi Senopati Drestajumna membangun formasi Bajra. 
di hari ini 1 ksatria pandawa gugur ditangan Guru Drona yaitu Raden Sangka putra dari Prabu Wirata dengan 4 anak panah tertancap didadanya setelah melakukan perlawanan sengit bersama ayahnya.

Disisi lain Setyaki mampu mengalahkan Raksasa Halambusa beserta pasukanya dan Senopati Drestajumna melukai badan Duryodana dan membunuh kusir serta kuda perangnya dengan kelihaianya dalam menggunakan senjata panah. bisa dikatakan pada hari tersebut kurawa banyak mengalami kekalahan dari pada pandawa. dan semakin membuat duryudana berprasangka buruk kepada Senopati sakti Bisma.

  • Perang Hari 8 Baratayudha
pada hari ke 8  ini keganasan Bima masih berlanjut kembali 8  saudara adik Duryudana gugur ditangan bima , mereka terbunuh dengan sangat kejam bahkan sampai terpenggal kepalanya , Duryodana yang sangat marah memerintahkan saudaranya yang masih hidup untuk mengepung Bima , namun tidak ada satupun yang berani untuk menghadapi kehebatan Bima. 
Disisi lain Raden Irawan anak Arjuna memporak-porandakan barisan dari kerajaan sekutu kurawa yang dipimpin oleh sengkuni , Irawan tidak tertandingi dan banyak saudara saudara sengkuni yang mati ditanganya , melihat hal itu Duryodana memanggil Raksasa Halembusura untuk menghadapi Irawan , pertarungan sangat lah sengit dan akhirnya Irawan gugur ditangan Raksasa Halembusura dengan kekuatan Sihirnya. 


Oke kak , gimana ? setelah dapet gambaran tentang dahsyatnya perang baratayuda yang melibatkan lebih dari 10 Senopati perang yang sakti , Ratusan Ksatria yang gagah perkasa dan juga jutaan prajurit perang.
pastinya ngeri ya kak kalo kita ada dan menyaksikan langsung jalanya peperangan.
setelah 7 hari berjalanya perang dan diantaranya yang gugur adalah :
Dari pihak pandawa
  • Pangeran Uttara
  • Raden Irawan putra Arjuna
  • Raden Sangka
  • Raden Wratsangka dan Resi Seta.
Sementara Dari pihak Kurawa ada 16 Saudara kandung dari Duryodana, Raksasa Halambusa, Dan masih banyak lagi ksatria dari saudara Sengkuni dari kerajaan Subala atau Gandara.

Mari kak kita lanjutin jalanya perang Dihari Ke 9 Perang Baratayuda.

Dihari ini Abimanyu yang merupakan kakak dari Irawan bersampingan dengan Arjuna seakan mengamuk membalaskan dendam Irawan yang gugur dihari Ke 8 , serangan mereka bertubi-tubi sehingga membuat pasukan kurawa terpecah belah, melihat hal itu bisma mendekati Arjuna , lagi-lagi peperangan sangat sengit dan seimbang hingga akhir waktu matahari terbenam. 

Di sisi lain Abimanyu melawan Raksasa Halambusura yang kemarin telah membunuh irawan adiknya, karena Abimanyu ini terkenal sebagai Arjuna kedua karena kelihaianya dalam menggunakan senjata panah , akhirnya Raksasa Halambusura kalah dan melarikan diri dari serangan Abimanyu.

  • Perang Hari Ke 10 Baratayuda
Pada hari ke 10 ini pandawa sadar begitu susahnya untuk mengalahkan Senopati Bisma lalu Drestajumna Kresna mengatur siasat untuk mengikut sertakan Srikandi di atas kereta perang Arjuna dan di tempatkan didepan Arjuna sebagai tameng arjuna dan arjuna akan menyerang Bisma dari belakang Srikandi.
10 senopati perang Baratayudha
Sumber Wikipedea
melihat itu Bisma tidak berdaya , karena  bisma sadar bahwa srikandi adalah reingkarnasi Dewi Amba yang pernah dia sakiti hatinya dimasa lampau, dan Sebelum Dewi Amba membunuh Diri dia sempat mengutuk Bisma bahwa dia akan terlahir kembali untuk alasan penyebab kematian bisma. 

Setelah mereka berhadapan Resi Bisma meletakkan senjatanya dan tidak memberi perlawanan Arjuna , tidak membuang waktu Arjuna melepaskan anak panah pertamanya dan tepat menembus dada Bisma dan dilanjutkan Panah pasoepati nya sekali panah bisa menjadi ribuan anak panah sehingga membuat bisma terlempar dan terjatuh , Bisma sekarat diatas ribuan anak panah arjuna. semenjak kejadian itu peperngan berhenti menjadi hening dan menjadikan duka cita dikedua belah pihak ,

baik kurawa ataupun pandawa berkumpul mengelilingi tubuh Bisma yang sedang sekarat diatas Ranjang panah Arjuna , Bisma meminta utuk dibuatkan Bantal menggunakan panahnya untuk menjadikan lebih nyaman saat bisma menjalani masa sekarat , meskipun begitu Bisma mampu bertahan hidup sampai Perang Baratayudha selesai dan menyaksikan kehancuran para Kurawa karena Bisma dianugrahi tidak bisa mati jika kematian itu tidak ia inginkan sendiri.

  • Perang Hari 11 Baratayudha
 Setelah kekalahan Bisma Kurawa mengangkat Ksatria perang baru yaitu Adipati Karna Raja dari kerajaan Awangga yang sebelumnya tidak diperbolehkan untuk maju berperang dibawah kepemimpinan Bisma.  setelah Bisma gugur maka Senopati tertinggi di nobatkan kepada Guru Drona.
dengan memanfaatkan Karna , duryodana menginginkan untuk menangkap Yudistira ditangkap hidup dan menjadi tawanan perang, strategi itu didukung oleh Drona dan membantu karna untuk mewujudkan keinginan Duryodana.

Saat itu yudistira berhadapan langsung dengan dua senopati perang yang sangat sakti yaitu karna dan juga gurunya Drona , melihat situasi yudistira yang sedang terancam maka Arjuna datang membantu. Arjuna mematahkan semua serangan dari drona ataupun karna , pertarungan sangat sengit hingga akhir hari matahari terbenam.

  • Perang Hari 12 Baratayuda
Drona dan karna menyadari sangat susah untuk menangkap yudistira selama Arjuna masih ada dibelakang barisan Yudistira untuk melindungi Yudistira , maka dari itu Duryodana mengutus Raja Trigarta dan juga Susarma beserta 35 saudara Duryodana untuk mengepung Arjuna , Namun usaha strategi itu gagal satu persatu punggawa punggawa kurawa gugur ditangan Arjuna. setelah gugurnya Bisma kekuatan Kurawa ini semakin melemah, berbeda dengan pandawa yang semakin kuat dan rasa percaya diri yang tinggi tumbuh di hati prajurit pandawa.


  • Perang Hari 13 Baratayuda
Duryodana sangat terpukul dengan gugurnya 35 saudaranya oleh Arjuna , akhirnya Duryodana memerintahkan Bagadatta seorang Ksatria tangguh yang mempunyai ribuan pasukan bergajah. 
Bagadatta dan arjuna bertarung dengan sengit , sementara itu Guru Drona menggunakan Formasi perang Cakrabyuha. hanya Arjunalah yang tau akan kunci Formasi ini sedangkan Arjuna masih disibukkan oleh Bagadatta yang menyerangnya dengan menunggangi gajah Raksasa.

Banyak kerusakan dipihak pandawa karena Formasi cakrabyuha oleh Drona , akhirnya Abimanyu
10 Senopati perang Baratayudha
mengajukan diri untuk mencoba memecahkan formasi itu dengan panahnya , memang Abimanyu pernah mempelajari Formasi itu namun belum selesai , abimanyu hanya tau cara memecahkan dan memasuki namun tidak tau cara untuk memecahkan dan keluar dari formasi.

dengan penuh pertimbangan akhirnya abimanyu di ijinkan untuk memasuki formasi dan di dampingi 4 pandawa dibelakangnya, namun sayang sesaat Abimanyu berhasil memasuki formasi dan menghancurkan banyak prajurit 4 pandawa dihadang oleh jayadrata , para pandawa tidak mampu mengalahkan jayadrata karena telah di anugrahi untuk tak terkalahkan dalam 1 hari. 

Abimanyu yang sendirian didalam formasi tersebut berhadapan langsung dengan semua ksatria tinggi kurawa meliputi : Duryodana , Drona , Karna , Dursasana , Sengkuni , salya dan para saudara kurawa yang lain.
setelah memberikan banyak perlawanan akhirnya Abimanyu diserang serentak dengan sangat bengis dan tak ada rasa ampun dan kasihan melihat Abimanyu ini masih terhitung masih terlalu muda , yakni berumur 16tahun. bagaikan Bisma yang gugur dengan ribuan panah Arjuna , abimanyu Gugur dengan berbagai macam senjata prajurit mulai dari : tombak , keris , panah , pedang semua senjata yang dipergunakan prajurit perang kurawa menancap di seluruh badan Abimanyu. mengetahui kematian Abimanyu Arjuna terlihat marah sekali dan bersumpah untuk membunuh Jayadrata yang menghalangi Pandawa saat melindungi Abimanyu masuk kedalam formasi Cakrabyuha, dan bersumpah akan membunuh jayadrata esok hari sebelum matahari terbenam. jika ia gagal melaksanakan sumpahnya maka Arjuna akan membakar diri nya hidup hidup.


  • Perang Hari 14 Baratayuda 
mendengar sumpah Arjuna para kurawa memanfaatkan hal tersebut , prajurit Kurawa hanya focus dalam menyembunyikan Jayadrata . dalam mencari jayadrata Arjuna menhacurkan lebih dari 100.000 prajurit kurawa. hari sudah semakin sore akhirnya Arjuna sadar jika Jayadrata dilindung oleh Karna dan juga ksatria tangguh lainya. Kresna yang tidak tinggal diam itu melepaskan senjata cakra sudarsana nya kelangit dan menutupi cahaya matahari yang seakan akan matahari telah terbenam. akhirnya Jayadrata memperlihatkan diri tanpa perlindungan dengan tiba tiba matahari bersinar dan Arjuna melepaskan panahnya tepat dileher Jayadrata dan membuat nya gugur dengan kepala terpenggal.
setelah matahari benar-benar tenggelam dan bulan mulai bersinar pasukan kurawa tidak menghentikan seranganya sehingga pertempuran berlanjut hingga malam hari, Yudistira akhirnya mengangkat Gatotkaca anak Bima menjadi panglima tertinggi , karena dimalam hari kekuatan gatotkaca menjadi berlipat dan tidak ada satupun yang mampu menandingi selain anak panah kuntawijaya yang dimiliki karna,

Gatokaca dan Bima pada hari itu meluluhlantakkan prajurit kurawa , hingga akhirnya Duryodana menjadi gelisah karena kahancuran yang diciptakan oleh gatotkaca lalu duryodana menyuruh karna untuk melepaskan panah kuntawijaya nya kepada gatotkaca yang sebenarnya panah itu hanya bisa digunakan 1 x dan untuk melawan Arjuna nanti. 

10 senopati perang BaratayudaKarena tidak ada pilihan lain untuk mengalahkan Gatotkaca akhirnya karna melesatkan panahnya tepat di dada gatotkaca membuat gatotkaca terjatuh dan menimpa ribuan prajurit kurawa. lagi lagi senopati tangguh pandawa gugur untuk membela kebenaran perang Baratayudha.
  • Perang Hari 15 Baratayudha
dihari ke 15 bima dan juga drestajumna mencoba untuk mengalahkan Drona , karena kesaktian yang dimiliki oleh Drona usaha yang diakukan oleh Bima maupun Drestajumna ini sia sia ,di sisi lain kresna dan yudistira mencari solusi untuk mengalahkan Drona . akhirnya ketemulah suatu cara bagaimana agar Drona menjadi lemah dan tak berdaya. Kresna memerintahkan agar Yudistira berteriak jika aswatama anak dari drona ini telah gugur , namun selama ini yudistira adalah seorang raja yang jujur tidak mampu untuk berkata bohong. 
Akhirnya kresna menyiasati hal itu , yudistira diperintahkan untuk membunuh seekor gajah yang bernama aswatama lalu berteriak "aswathama hatha kunjara"  sebuah kalimat yang menerngkan bahwa ada seekor gajah yang bernama aswatama telah mati , namun saat yudistira mengucapkan "hatha kunjara" seluruh prajurit membunyikan terompet dan juga genderang perang atas perintah Kresna , sehingga Drona hanya mendengar jika aswatama gugur , dan tidak tau bahwa sebenarnya seeokor gajah bernama aswatama yang gugur.
lalu Drona menjatuhkan senjata nya dan tak berdaya karena berduka atas gugurnya aswatama, melihat hal itu Drestajumna memanfaatkan keadaan. Drestajumna menghampiri Drona dan memenggal kepalanya sebagai balas dendam atas kematian ayahnya draupada dan juga untuk menyelesaikan sumpahnya. dan lagi Senopati perang yang tangguh gugur di dalam medan perang Baratayudha.
  •  Perang Hari 16 Baratayuda
Dewi Kunti ibu para pandawa yang menyadari jika karna diangkat menjadi senopati perang tertinggi oleh kubu kurawa lalu mendatanginya , dengan niatan menyampaikan bahwa karna adalah anak pertamanya dan pandawa adalah adik adik nya. kunti memohon kepada karna agar mengampuni nyawa pandawa. 
hal tersebut membuat karna menjadi buah simalakama. lalu karna memutuskan untuk mengampuni nyawa pandawa dan tidak akan menyerang pandawa kecuali Arjuna untuk membuktikan siapa pemanah terhebat pada masa itu. dan benarlah sebenarnya karna lebih hebat dalam hal memanah daripada arjuna , terbukti karna mampu mematahkan busur arjuna dengan anak panahnya tepat sebelum matahari terbenam. karena karna adalah seorang ksatria yang patuh akan peraturan perang akhirya Arjuna diampuni nyawanya oleh karna.

  • Perang Hari 17 Baratayuda
pada hari ketujuh belas pertarungan antara Arjuna dan Karna kembali berlangsung, karna di giring oleh arjuna untuk menjauhi medan laga untuk bertempur 1 lawan 1 , pertarungan sangat sengit hingga akhirnya kereta perang Karna terpelosok kedalam lumpur. melihat situasi tersebut karna meminta waktu sejenak untuk mengangkat kereta nya dari atas lumpur. 

melihat kebingungan Arjuna untuk memutuskan untuk malanjutkan perangnya atau berhenti perang atas permintaan Karna lalu Kresna mengingatkan kepada Arjuna jika Karna telah tega membunuh Abimanyu dalam keadaan sekarat setelah disiksa dan diranjab prajurit kurawa. 
mengenang hal tersebut Arjuna langsung menarik Busurnya dan melepaskan anak panah tepat dijantung Karna. dan lagi Senopati tangguh gugur di medan laga. 
Disisi lain Bima mendapati Dursasana menunggang kereta perangnya , sontak bima langsung mendatangi Dursasana dan menghancurkan keretanya dengan sekali pukulan Gadanya. Dursasana diseret disiksa hingga akhirnya Dursasana gugur dimedan laga. segera draupadi maju ke  tengah medan pertempuran untuk berkeramas darah Dursasana untuk memenuhi sumpahnya ketika ia dipermalukan ditengah pasewakan agung Kerajaan Hastinapura.
  • Perang Hari 18 Baratayuda 
Setelah kematian Karna saat perang tandhing dengan Arjuna Pada perang hari terakhir ini tinggalah 1 Senopati perang yang tangguh adalah Prabu Salya dari Madra/Madukara kakak dari Dewi Madrim ibu Kembar Pandawa Nakula dan Sadewa. Prabu Salya diangkat menjadi Senopati tertinggi pada hari itu.
hari itu adalah hari penghabisan para Kurawa, Saat jalanya perang Prabu salya mampu dikalahkan oleh yudistira , Sengkuni dibunuh oleh Sadewa (dalam versi pewayangan sengkuni dibunuh oleh bima dengan cara dikuliti). dan bima menghabiskan saudara saudara duryodana yang masih tersisa. 

melihat kehancuran pasukanya duryodana memutuskan untuk berlari pergi meninggalkan medan pertempuran dan bersembunyi disebuah danau.
tak lama kemudian Balaram (Baladewa dalam versi Jawa) kakak dari kresna muncul untuk memutuskan agar peperangan dilakukan 1 lawan 1 antara Duryodana dengan Bima. kemenanganpun ada ditangan Bima , duryodana mati dengan sangat tragis dengan bentuk wajah yang hancur karena kemarahan Bima.


Nah.... begitulah kira kira kisah perang  Baratayuda yang melibatkan lebih dari 10 senopati sakti nan tangguh yang gugur di dalam peperangan. antara lain


Ksatria / Senopati Pandawa
Ksatria / Senopati Kurawa
Resi Seta
Duryodana beserta 99 Kurawa
Raden Sangka
Resi Bisma
Raden Wratsangka
Resi Drona
Raden Gatotkaca
Adipati Karna
Raden Abimanyu
Prabu Salya
Raden Bambang Irawan
Raksasa Alambusa
Prabu Drupada
Patih Sengkuni
Prabu Wirata
Raden Jayadrata
Raden Utara
Dan semua Raja Raja Sekutu Kurawa

4 Responses to "10 senopati perang Baratayuda"

  1. http://taipannnewsss.blogspot.com/2018/01/4-cara-perbaiki-kesan-pertama-yang-gagal.html
    http://taipannnewsss.blogspot.com/2018/01/jangan-kuncir-rambut-saat-berkeringat.html
    http://taipannnewsss.blogspot.com/2018/01/semua-hal-yang-perlu-anda-ketahui.html

    QQTAIPAN .ORG | QQTAIPAN .NET | TAIPANQQ .VEGAS
    -KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
    Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
    Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
    1 user ID sudah bisa bermain 7 Permainan.
    • BandarQ
    • AduQ
    • Capsa
    • Domino99
    • Poker
    • Bandarpoker.
    • Sakong
    Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
    Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
    customer service kami yang profesional dan ramah.
    NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
    Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
    • WA: +62 813 8217 0873
    • BB : D60E4A61
    • BB : 2B3D83BE
    Come & Join Us!

    ReplyDelete
  2. Pertempuran yang dahsyat

    ReplyDelete